Rabu, 06 Februari 2013

Practice makes perfect (Indonesian version)



Practice makes perfect (Indonesian version)

Mengapa kita bisa menggoreng telur sambil menelepon? mengapa kita bisa dengan mudah menaiki sepeda? mengapa bahasa Indonesia kita sangat fasih? Mengapa Ibu kita bisa mengetahui kesalahan bumbu pada resepnya yang kita masak? meskipun hanya satuuu saja yang salah? ^^

Ya, karena kita sudah melakukan banyak latihan pada lahan itu. Sudah puluhan kali kita menggoreng telur, itu sebabnya menelepon bersamaan dengan menggoreng, kelihatannya bukan suatu gangguan. Karena Ibu kita sudah terbiasa menerapkan resep itu pada masakan sehari-harinya, itu sebabnya dalam hal ini.. beliau begitu master. Ya practice makes perfect.

Tidak ada jalan pintas untuk menjadikan suatu skill itu mudah, selain berlatih berulang-ulang, tidak ada jalan instan selain gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ya.. sekali lagi, practice makes perfect.

Dalam menggunakan Ms Word, analogi ini terasa cocok. Mengapa kita lebih memilih membuat dokumen menggunakan format manual, meskipun itu cukup “menguras” energy (waktu dan tenaga)? Mengapa kita tidak menggunakan “style” yang terbukti efisien? Apakah karena kita berkali-kali menggunakan cara manual? karena kita tidak tahu? karena kita tidak terbiasa? atau hanya karena kita “enggan” dengan perubahan baru, karena terlihat asing di awal?

Maka, practice makes perfect, tidak ada jalan lain untuk menjadikannya mudah, menjadikannya tidak asing lagi, kecuali berlatih dan gunakan sebagai bagian dari pekerjaan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar