Practice makes perfect (Indonesian version)
Mengapa kita bisa menggoreng telur sambil menelepon? mengapa
kita bisa dengan mudah menaiki sepeda? mengapa bahasa Indonesia kita sangat
fasih? Mengapa Ibu kita bisa mengetahui kesalahan bumbu pada resepnya yang kita
masak? meskipun hanya satuuu saja yang salah? ^^
Ya, karena kita sudah melakukan banyak latihan pada lahan
itu. Sudah puluhan kali kita menggoreng telur, itu sebabnya menelepon bersamaan
dengan menggoreng, kelihatannya bukan suatu gangguan. Karena Ibu kita sudah
terbiasa menerapkan resep itu pada masakan sehari-harinya, itu sebabnya dalam
hal ini.. beliau begitu master. Ya practice makes perfect.
Tidak ada jalan pintas untuk menjadikan suatu skill itu
mudah, selain berlatih berulang-ulang, tidak ada jalan instan selain gunakan
dalam kehidupan sehari-hari. Ya.. sekali lagi, practice makes perfect.
Dalam menggunakan Ms Word, analogi ini terasa cocok. Mengapa
kita lebih memilih membuat dokumen menggunakan format manual, meskipun itu
cukup “menguras” energy (waktu dan tenaga)? Mengapa kita tidak menggunakan
“style” yang terbukti efisien? Apakah karena kita berkali-kali menggunakan cara
manual? karena kita tidak tahu? karena kita tidak terbiasa? atau hanya karena
kita “enggan” dengan perubahan baru, karena terlihat asing di awal?
Maka, practice makes perfect, tidak ada jalan lain untuk
menjadikannya mudah, menjadikannya tidak asing lagi, kecuali berlatih dan
gunakan sebagai bagian dari pekerjaan kita.